quickedit{display:none;}

Rabu, 19 November 2014

"HANYA BAIT"


   Kita hidup didunia itu sudah ditakdirkan oleh Tuhan yang kuasa, terikat dalam perjanjian dan hanya Tuhan yang tau. Ketika kamu besar dan tumbuh dewasa, banyak persoalan yang sebenarnya mengajarkanmu arti kemandirian menuju kedewasaan. Melatih bagaimana logikamu bermain dan memanage itu semua, saat kamu berada diposisi yang tak nyaman bagaimana kamu harus menormalkannya kembali. Peran orangtua dalam perkembangan anak memang sangat berpengaruh, kemudian dengan lingkungan kamu besar. Bahkan sealir dengan masa yang terus berkembang, banyak pula anak yang mengabaikan pesan dan amanat orangtuanya yang bahkan kita pun tak tau bahwa ada pesan "tersembunyi" dibalik nasihat dan perhatian mereka.

  Mengabaikan pesan orangtua terkadang banyak yang akhirnya menjerumuskan anak kedalam sebuah kehidupan lain yang bersifat merusak dan bahaya. Tapi dengan keadaan yang mereka rasakan pun masih pula diantaranya menganggap hal itu sudah terbilang "biasa-biasa saja". Namun apa ? saat kamu terjatuh siapa yang kamu salahkan ? Hanya orangtuamu kah ? Padahal jauh sebelumnya ucapan dan larangan mereka telah sampaikan untukmu, namun kamu hanya mengabaikan begitu saja dan terus menganggap bahwa kamu merasa yang paling benar. 

   Detik ke menit, menit ke jam dan terus berputar, hanya tersisa segudang penyesalan atas sikapmu. Sadarkah kalian telah membuat hati orangtuamu sedih dan menangis melihat tingkahmu dan sikapmu kepada mereka ? Tanpa kamu bayangkan, berapa banyak waktu mereka tersita hanya untuk membesarkanmu menjadi seorang anak yang mereka banggakan ? Betapa lelahnya kaki mereka melangkah demi memberimu kesenangan dan kebahagiaan sebagai seorang anak ? Apapun mereka korbankan demi apa yang kamu mau, seakan tak ada yang lebih sempurna selain bisa membahagiakan anak-anaknya. Sekarang, apa yang sudah kamu berikan kepada Ayah dan Ibumu ? Hanya bantahan dan kenakalan kah yang kamu tunjukkan ? Tanyakan pada  dirimu sendiri, seberapa jauh pengorbananmu untuk mereka TANPA mengharap sesuatu yang lain ? Darah mereka yang mengalir ditubuhmu takkan pernah berkurang dan takkan pernah mati. "KAMU ADALAH CERMINAN ORANGTUAMU, BERSIKAPLAH BIJAKSANA", sadarlah sebelum kamu menyesal dan kecewa akan dirimu sendiri. Berhenti menyalahkan siapapun, karena suatu perbuatan itu hanya berasal dari hatimu sendiri. Berdirilah sebagai anak yang orangtuamu banggakan dan harapkan, yakini dirimu dengan iman yang kuat dan percaya akan kekuatan Tuhan yang luar biasa. Berfikirlah dengan positif apa dan bagaimana dampak dari apa yang akan kamu lakukan kelak, sebelum lubang kehancuran terbuka lebar untuk mereka yang tak pernah berfikir. Melangkahlah dengan hati yang bersih, tunjukkan pada Ayah dan Ibumu yang senantiasa selalu menyambut kepulangan dihadapan mereka. Mungkin saat ini kamu memiliki mereka yang utuh, bertahanlah bagi mereka yang mereka yang tak memiliki mereka yang utuh. Tunjukkan semangat dan kehebatanmu bahwa kamu sukses membahagiakan orangtuamu dengan kerjakeras yang baik.


" Always positive thinking for anything around you "
-Uknown-

Sabtu, 15 November 2014

 All about you

Cinta .. melambangkan perasaan tersembunyi seseorang, kadang membuat hati menjadi tak menentu dan fikiran yang terkadang pula menjadi tak konsen memikirkan apapun. Bayangan kekasih yang selalu menghampiri merasa diri ini sangat merindukannya, tak ingin jauh darinya.

Cinta .. ibarat hujan, datang menyejukkanmu dan membuatmu nyaman namun dapat membuatmu sakit ya.. sakit menusuk karena dingin yang begitu tajam menusuk dirimu. Dan itulah anugerah yang Tuhan beri untuk dirimu, maka jaga dan rawatlah cintamu.
Berdiri, tinggalkanlah dan lupakan sesuatu yang membuatmu terluka. Dan bersiaplah bahwa cintamu telah hadir, ingatlah akan kehadiran seseorang yang juga menunggumu disana..

Just can said " Don't give up for 'ur love "

- Cels -
AKU

Tuhan, berikan aku kekuatan untuk menahan semuanya
Aku yakin akan rencanamu untukku dan hidup ini nantinya
Ajarkan aku selalu untuk bersabar
Ajarkan aku selalu untuk bersyukur
Aku paham akan kelemahan yang kumiliki
Aku sadar akan ketakutan yang kualami
Tapi jangan lepaskan pelukanMu dariku, Tuhan
Terangi jalan yang aku tempuh
Tuntun langkah kaki ini kearah yang engkau ijinkan
Tutup mata ini dari gelapnya kehidupan
Karena kuyakin akan kuasaMu yang agung